
Kiswah: Pembuatan Tekstil untuk Kakbah
Bagaimana sutra tenun, sulaman kaligrafi, tirai pintu, dan penggantian tahunan memadukan keahlian tekstil dengan perlindungan politik dan layanan suci.
Kiswah adalah kain penutup Kakbah di Makkah yang mewakili tradisi khusus tenun, kaligrafi, dan pembaruan seremonial yang disponsori negara. Produksinya melibatkan proses teknis rumit menggunakan sutra berkualitas tinggi yang diwarnai hitam untuk bagian luar.
Gambar sampul adalah rekonstruksi sejarah orisinal berbantuan AI, bukan foto monumen, bengkel, atau benda tertentu.
Bahan, konstruksi, dan penggunaan
Pita kaligrafi dibuat menggunakan benang tembaga berlapis perak dan emas yang disulam timbul di atas bantalan kapas. Elemen ini harus dibedakan dari sitara (atau burqu), yaitu tirai pintu Kakbah yang memiliki sulaman jauh lebih padat dan program ikonografi yang berbeda.
Cara mengenalinya dengan tepat
Kesalahan umum dalam klasifikasi museum adalah menganggap setiap fragmen tekstil hitam-emas sebagai bagian dari kiswah luar Kakbah. Tanpa analisis dimensi dan teknik tenun, fragmen tersebut bisa saja merupakan penutup makam, gantungan masjid, atau panji seremonial.
Sumber
- The Met: Sitara, Interior Door Curtain of the Kaaba — object, patronage, workshop and placement.
- The Met: Conservation Study of a Madina Sitara — materials, construction and conservation.
- Khalili Collections: Hajj and the Arts of Pilgrimage — comparative sacred textiles and pilgrimage objects.





