
Al-Kashi, Nilai Pi dan Pecahan Desimal: Presisi Matematika di Samarkand
Jamshid al-Kashi menghitung nilai Pi hingga enam belas digit desimal dan menstandardisasi penggunaan pecahan desimal dalam aritmetika Islam.
Jamshid al-Kashi, matematikawan Persia abad kelima belas, menggabungkan presisi numerik dengan algoritma komputasi yang jelas. Karyanya menjadi tonggak penting dalam sejarah matematika untuk pengajaran dan aplikasi praktis.
Gambar sampul adalah rekonstruksi sejarah orisinal berbantuan AI, bukan foto monumen, bengkel, atau benda tertentu.
Bahan, konstruksi, dan penggunaan
Al-Kashi menghitung rasio keliling lingkaran terhadap diameter (Pi) menggunakan geometri poligon dan aritmetika berpresisi tinggi. Ia juga menstandardisasi pecahan desimal dalam Kitab Kunci Aritmatika, memfasilitasi perhitungan akar dan pengukuran.
Cara mengenalinya dengan tepat
Pecahan desimal sudah ada sebelumnya, namun al-Kashi yang menyusun sistemnya secara komprehensif. Hasil presisinya berasal dari prosedur terorganisir dan kontrol kesalahan, bukan sekadar kebetulan angka atau inovasi notasi tunggal.
Sumber
- MacTutor: Jamshid al-Kashi — biography, pi and decimal fractions.
- MacTutor: Arabic Mathematics — broader mathematical lineages and methods.
- British Society for the History of Mathematics: Al-Kashi — detailed historical study.





