
Cara Menghitung Arah Kiblat: Lingkaran Besar, Utara Sejati, dan Utara Magnetik
Penjelasan tentang azimut kiblat, rute lingkaran besar, deklinasi magnetik, dan perbedaan bacaan kompas.
Perhitungan memakai koordinat pengguna dan Ka'bah untuk memperoleh arah awal rute terpendek di permukaan Bumi. Hasil biasanya dihitung dari utara sejati, sedangkan kompas fisik menunjuk ke utara magnetik.
Poin utama
- Pastikan koordinat yang dipakai kalkulator benar.
- Bedakan acuan utara sejati dan utara magnetik.
- Gunakan deklinasi lokal terkini hanya untuk kompas magnetik.
- Periksa ulang di tempat terbuka, jauh dari logam dan elektronik.
Cara menggunakan panduan ini
Periksa lokasi, rute, atau tanggal terlebih dahulu, lalu ikuti langkah praktisnya. Untuk keputusan fikih pribadi, kesehatan, atau izin resmi, mintalah konfirmasi dari lembaga tepercaya.
Sumber
Sumber lembaga terbuka berikut dipakai untuk memeriksa fakta dan membatasi cakupan tulisan, tanpa promosi komersial.
- NOAA National Centers for Environmental Information: Magnetic Declination — Explains the difference between true north and magnetic north and how declination varies.
- NOAA: Magnetic Declination Help — Provides practical guidance for converting true and magnetic bearings.
- Cambridge University Press: Ibn al-Haytham's Universal Solution for the Qibla — Documents the historical use of spherical methods for qibla calculation.
- Smarthistory: Introduction to Mosque Architecture — Provides architectural context for the qibla wall and the direction faced in prayer.





